Antara Tol Jatinangor-Bandung & UTS ku

Malam ini sangat melelahkan, aku harus tidur jam dua malam dan esok harinya ku harus  berangka jam lima subuh, badan, mata, kaki, tangan semua anggota tubuh ini sepertinya kompak untuk minta cuti🙂 , tapi apa mau dikata besok aku ada UTS ( ujian tengah semester) jam tujuh pagi.  waktu normal perjalanan naik damri Jatinangor-Bandung via tol hampir 1 jam, keadaan akan sangat lama bila terjadi  macet disepanjang jalan Moh.Toha dan Ahmad Yani, bisa-bisa sampai dua jam lebih dan itu sangat  tidak menguntungkan bagiku esok hari, keterlambatan akan membuat waktu mengerjakan soal akan berkurang bahkan bisa-bisa aku disuruh balik kanan bin tidak boleh ikut UTS heheh ( resiko ) bila melewati waktu toleransi yang diberikan. Kunyalakan alarm di  handpone-ku tepat jam  empat tiga puluh menit  dan….. zZzzZZZ  ku tertidur.

Sesuai dengan setingan alarm-ku sebelum tidur, tepat jam empat tiga puluh menit aku terbangun, segerah ku kumpulkan nyawa  ini yang belum terkumpul semua :-)  dan bergegas kuambil handuk  menyalakan kran air dikamar mandi, suasana dingin membuat badan ini seakan menolak tuk disiram, uu….dingin…grgr.., sambil  bernyanyi lalgu kesayanganku”...berdiri teman..raih harapan..by Closehead ” tak terasa sepuluh menit  menit berlalu, mandipun selesai, ku ambil  celana dan kemaja kesayanganku yang telah kurapikan beberapa hari lalu, kuberusaha agar untuk tampil fresh pagi ini walau lelah kurasa. Ternyata  Kuliah sambil kerja memang membutuhkan tenaga esktra setidaknya itulah yang aku rasakan saat ini, bisik hatiku .

Diperjalan Jatinagor-Bandung, aku memilih duduk dikursi no dua dari depan pak sopir dengan mengambil  diposisi dekat kaca.  Ku ingin melihat indahnya pemandangan yang diluar sana , disepanjang jalan tol Cileunyi-Moh.Toha disitulah keindahan itu masih tampak, rimbunan taman padi yang terhampar luas begitu segar dan indah dengan para petani  telah berada  sawah masing-masing, mereka begitu asik memcabut rumput dimana mobil yang lalu lalang tidak membuat konsentrasi  mereka tergangu,kulihat seorang anak laki-laki kecil yang lucu sekira umur empat  atau lima tahunan berlari-lari di pematang  sawa sambil melambai-lambaikan tangannya pada setiap mobil yang lewat, Lucu sekali gumamku. Sejenak lelah dan UTS yang ada dalam otakku terlupakan.

Aku terhipnotis akan indahnya hamparan sawa yang terbetang luas sejauh mataku memandang, aku ingin selamanya sawa-sawa ini bertahan, memberikan keseimbangan dialam ini dan manusia yang  berada disekitarnya, meskipun ku sadari semuanya tak mungkin, pembanguna kini telah menjadi pesaing tampa kompromi karena ketiadaan lahan dan makin banyaknya manusia yang berdatangan dikota ini.

Tanpa terasa kini ku harus turun dari Damri ini, kembaliku akan melaksanakn kegiatan rutinku sebgai seorang mahsiswa dan seperti yang kusebutkan tadi diatas , aku akan melaksanakan prosesi UTS  yang akan ku lasakan sebentar lagi. Ok sekarang aku akan mengerjakan soal ini dan berharap dengan penuh keyaqinan, aku akan mendapakan nilai yang memuaskan. Aamiin…

Bandung, November 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: